300 Menu Ramadan, Sentuhan Maroko di Santika Gubeng

Surabaya, Headlinejatim.com – Jika sebagian hotel hanya berlomba pada diskon, Hotel Santika Premiere Gubeng Surabaya memilih bertaruh pada skala dan kedalaman rasa.
Ramadan 1447 H ini, hotel bintang empat di kawasan Gubeng tersebut menyiapkan sekitar 300 variasi menu dalam program bertajuk “Ramadan Soiree – A Moroccan Experience.”

Program ini resmi diperkenalkan dalam Iftar Gathering, 19 Februari 2026, di hadapan media, travel agent, corporate partner, dan perwakilan instansi pemerintahan.
Angka 300 bukan sekadar statistik promosi. Itu adalah pernyataan kapasitas dapur.
Bukan Sekadar Banyak, Tapi Berlapis.

Read More

Tiga ratus menu berarti satu hal tamu tidak akan menemukan meja saji yang monoton. Dari deretan sup hangat, grill station berasap tipis, sudut takjil tradisional, hingga meja dessert yang penuh warna, setiap sudut ruang makan dibangun sebagai “jalur eksplorasi” rasa.

Konsep Maroko menjadi benang merahnya.
Shorbat Harira disajikan sebagai pembuka hangat yang kaya rempah. Zaalouk menghadirkan tekstur lembut terong berpadu tomat dan minyak zaitun. Dalca n Vege memberi sensasi sayuran berempah yang dimasak perlahan. Sementara Qatayeef hadir sebagai penutup manis khas Ramadan Timur Tengah.

Semua itu berdiri berdampingan dengan hidangan Nusantara favorit, menciptakan spektrum rasa dari Timur Tengah hingga Indonesia dalam satu waktu berbuka.
Executive Chef Afrigh Priono menegaskan bahwa tahun ini dapur tidak hanya menambah jumlah menu, tetapi memperdalam eksplorasi rasa.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman berbuka yang kaya rempah dan berkarakter, tetapi tetap nyaman di lidah masyarakat Indonesia. Setiap hidangan dipersiapkan dengan detail agar memberikan pengalaman kuliner yang berkesan,” ujarnya.

Dengan skala sebesar itu, paket iftar dipublikasikan di harga Rp 225.000 nett per orang. Namun hingga 28 Februari 2026, tersedia harga spesial Rp 198.000 nett per orang.

Promo Buy 10 Get 1 Free disiapkan untuk mengakomodasi buka bersama skala besar—keluarga, komunitas, maupun perusahaan.
Menariknya, konsep 300 menu ini tidak hanya hadir di restoran utama. Hotel juga membuka opsi privat di meeting room dengan harga khusus, memberikan fleksibilitas bagi instansi atau korporasi yang menginginkan suasana lebih eksklusif.
Ramadan sebagai Momentum Kapasitas
Di tengah padatnya persaingan paket iftar di Surabaya, skala menjadi pembeda.

Tiga ratus menu berarti manajemen stok yang presisi, tenaga dapur yang solid, serta pelayanan yang harus konsisten selama 30 hari penuh.

Public Relation Artisa Aprilia Putri menyebut Ramadan sebagai momen kebersamaan yang ingin dihadirkan secara elegan dan hangat.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman Ramadan yang tidak hanya lezat, tetapi juga elegan dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan. Ramadan adalah momen kebersamaan, dan kami siap menjadi bagian dari momen tersebut,” tuturnya.

Dengan lokasi strategis di pusat kota dan fasilitas lengkap berstandar hotel bintang empat, program ini menjadi salah satu paket iftar dengan skala terbesar yang ditawarkan di Surabaya tahun ini.

Related posts