Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP.(Foto: istimewa)
Gresik, HeadlineJatim.com– Nasib nahas menimpa Wariman (68), seorang kakek asal Desa Kepatihan, Menganti. Ia dilaporkan dalam kondisi kritis setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api (KA) Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Gresik, pada Selasa (3/2/2026) siang.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB ini bermula saat Wariman yang mengendarai Honda Scoopy bernopol W 5944 FQ melaju dari arah utara. Saat melintasi rel kereta api, motor korban tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak Honda Beat AG 4674 OBE yang dikemudikan Deki Kurniawan di depannya.
Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, menjelaskan bahwa kecelakaan ini diduga kuat karena korban kurang mengantisipasi kontur jalan di area perlintasan rel yang tidak rata.
“Pengendara Scoopy diduga kurang menguasai kendaraan saat melintasi rel, sehingga menabrak motor di depannya yang melaju searah. Benturan keras tersebut menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka serius, terutama di bagian kepala,” ungkap AKP Taufan.
Warga di sekitar lokasi, termasuk saksi mata Andri Agus Hermawan, langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama. Tak lama berselang, petugas kepolisian tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban ke RSUD Ibnu Sina Gresik guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah diserahkan dan ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Gresik. Dua unit kendaraan yang terlibat juga telah diamankan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai kronologi pasti dan kerugian materiil.
Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian kembali mewanti-wanti para pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat melintasi perlintasan kereta api.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menurunkan kecepatan dan meningkatkan konsentrasi. Karakteristik jalan di area rel seringkali tidak rata dan berpotensi licin, jadi butuh kewaspadaan ekstra agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup AKP Taufan.






