Tim grafis HeadlineJatim.com
Surabaya, HeadlineJatim.com – Budaya nongkrong di warung kopi (warkop) Surabaya mengalami transformasi signifikan. Selain sekadar menawarkan kopi dan camilan, beberapa warkop kini menyediakan fasilitas sewa PlayStation (PS) yang dapat dimainkan langsung di meja pelanggan sambil menikmati suasana santai.
Salah satu inovasi yang kini menjadi pembicaraan adalah kehadiran “PS boks” di sejumlah warkop di Surabaya. PS boks merupakan perangkat konsol yang dimodifikasi dalam bentuk kotak portabel dengan monitor. Pelanggan dapat memainkannya tanpa harus masuk ke ruang khusus rental gim atau antre panjang, cukup duduk di meja dan mulai bermain. Ide ini dianggap sebagai solusi “antiantre” bagi penggemar gim konsol di kota ini.
Fenomena ini menunjukkan bahwa warkop tak hanya menjadi tempat minum kopi, tetapi juga ruang interaksi sosial berbasis hiburan digital. Aktivitas bermain gim di warkop membuat pengunjung cenderung menghabiskan waktu lebih lama, sekaligus memperkaya pengalaman nongkrong bersama teman.
Tren Serupa di Kota Lain
Konsep menggabungkan kafe dan hiburan gim sudah lebih dulu muncul dalam bentuk gaming café di kota besar seperti Jakarta. Tempat semacam ini menyajikan berbagai konsol dan PC gim, sekaligus layanan makanan dan minuman dalam satu lokasi. Model ini kemudian diadaptasi secara lebih sederhana di Surabaya, melalui konsep warkop yang menyediakan portable console atau rental PS per jam.
Pengamat industri kreatif menyebut tren ini bagian dari ekonomi pengalaman (experience economy), di mana konsumen mencari tempat yang menyediakan tidak hanya produk, tetapi juga aktivitas sosial dan hiburan yang memikat.
Data Terbaru Jumlah Warkop / Rental Game
Menurut data industri video game rental per Oktober 2025, terdapat 1.339 lokasi usaha rental gim di seluruh Indonesia, dengan konsentrasi tertinggi berada di Pulau Jawa. Jawa Timur sendiri memiliki 216 lokasi, menjadikannya salah satu provinsi dengan jumlah rental gim terbanyak.
Versi kios/layanan sewa konsol (termasuk warkop yang menyediakan PS) menunjukkan 111 lokasi di Jawa Timur tercatat sebagai video game rental kiosks, menempatkan provinsi ini di puncak sebaran nasional. Di Surabaya sendiri, meskipun belum ada statistik resmi terpisah, pemantauan lokasi usaha menunjukkan puluhan warkop dan rental konsol yang menyediakan layanan sewa PS/console, menunjukkan tren kuatnya permintaan hiburan digital di kota ini.

Pemerintah menyoroti pentingnya perlindungan anak dalam konsumsi gim. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meluncurkan Indonesia Game Rating System (IGRS) sebagai sistem klasifikasi usia gim yang berlaku nasional, dengan kategori usia seperti 3+, 7+, 13+, 15+, dan 18+. Sistem ini mulai diwajibkan pada distribusi gim di Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan:
“Pada prinsipnya ini dilakukan untuk meningkatkan dan melindungi industri gim, tetapi di saat yang bersamaan juga melindungi para gamers, khususnya anak-anak.”
Selain sistem rating, pemerintah memperkuat perlindungan anak melalui PP No. 17/2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, yang mengatur verifikasi usia dan pembatasan konten digital berisiko.
Pandangan Pengamat Perlindungan Anak
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi, atau Kak Seto, menekankan bahwa pengawasan orang tua tetap menjadi faktor utama dalam aktivitas bermain gim anak:
“Yang terpenting adalah pendampingan. Anak boleh bermain gim, tetapi harus ada batasan waktu dan pemilihan konten yang sesuai usia.”
Menurutnya, warkop yang menyediakan fasilitas gim perlu memiliki kesadaran untuk menjaga agar anak tidak mengakses konten kekerasan berlebihan atau dewasa.
Dampak Positif dan Tantangan
Dampak positif:
✔ Menjadi ruang sosial baru bagi anak muda.
✔ Hiburan lebih terjangkau dibanding memiliki konsol pribadi.
✔ Menggerakkan ekonomi lokal di sektor kuliner dan hiburan.
Tantangan:
❗ Durasi bermain panjang tanpa pengawasan bisa mengganggu belajar.
❗ Risiko paparan konten tidak sesuai usia.
❗ Perlu tanggung jawab bersama antara orang tua, pelaku usaha, dan pemerintah.
IGRS diharapkan membantu menentukan jenis gim yang layak dimainkan pelanggan usia dini.
Tren warkop dengan fasilitas sewa PS di Surabaya menunjukkan inovasi lokal yang memadukan budaya ngopi dengan hiburan digital. Model ini memperkaya ruang sosial, namun menimbulkan tanggung jawab bersama untuk memastikan aktivitas bermain gim aman dan sesuai usia. Regulasi seperti IGRS menjadi pijakan agar pertumbuhan tren ini selaras dengan prinsip perlindungan anak.
Sumber Berita
Solusi AntiAntre! Sewakan PS Boks Pertama di Surabaya, Bisa Main Sambil Ngopi – Radar Surabaya
Komdigi Resmi Kenalkan Aturan Rating Game IGRS – detikInet
Kemkomdigi Resmi Umumkan Sistem Klasifikasi Game Nasional IGRS – ANTARA News
Pemerintah Batasi Akses Anak ke Game Online Berisiko – Radar Surabaya
List of Video Game Rental Stores in Indonesia 2025 – Rentech Digital
Video Game Rental Kiosks di Jawa Timur 2025 – Rentech Digital
Listing warkop/game rental di Surabaya – Semuabis






