Es Gabus Jadul Aman Dikonsumsi, Ini Fakta yang  Diketahui 

Ilustrasi foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).

SURABAYA, HeadlineJatim.com – Publik belakangan ini dihebohkan oleh viralnya video yang mengeklaim jajanan tradisional es gabus jadul mengandung bahan berbahaya. Isu yang beredar menyebutkan tekstur es tersebut menyerupai busa spons atau polyurethane foam (PU Foam), yang memicu kekhawatiran orang tua terhadap keamanan pangan anak-anak.

Read More

​Namun, benarkah spekulasi tersebut? Menilik dari sisi kuliner dan sains, tekstur unik tersebut sejatinya berasal dari bahan alami yang sah dan aman dikonsumsi.

Apa Itu Es Gabus Jadul?

​Es gabus jadul adalah jajanan tradisional Indonesia yang populer sejak era 1980–1990-an. Nama “gabus” diambil dari teksturnya yang kenyal, berpori, dan ringan menyerupai busa. Meskipun tampilannya unik, es ini merupakan bagian dari warisan kuliner lokal yang menggunakan bahan-bahan alami. Bahan utamanya adalah tepung hunkwe, yang memberikan karakteristik padat namun lembut usai dimasak dan dibekukan.

​Tepung hunkwe sebagai bahan utama es gabus merupakan pati murni yang berasal dari sari kacang hijau. Bahan ini telah digunakan selama puluhan tahun dalam tradisi kuliner Asia Timur sebelum akhirnya diadaptasi menjadi berbagai jajanan khas Indonesia seperti kue lapis, puding, dan es gabus.

​Tekstur hunkwe yang kenyal dan berpori sering kali disalahartikan sebagai bahan berbahaya oleh masyarakat yang belum paham. Padahal, pori-pori tersebut muncul secara alami dari proses gelatinisasi pati. Saat tepung dipanaskan dengan air kemudian didinginkan, pati akan membentuk gel elastis yang menciptakan sensasi “menggigit” yang khas.

Kandungan Gizi dan Keamanan Pangan

​Dari sisi kesehatan, tepung hunkwe tergolong bahan pangan yang bernutrisi. Mengutip data dari NilaiGizi.com, setiap 100 gram tepung hunkwe mengandung gizi yang cukup lengkap untuk mendukung energi harian, di antaranya:

  • ​Energi: 364 kkal
  • ​Karbohidrat: 83,5 gram (Sumber energi utama)
  • ​Protein Nabati: 4,5 gram
  • ​Lemak: 1 gram
  • ​Air: 10 gram
  • ​Mikronutrisi: Natrium (15 mg) dan Beta-karoten (1000 mkg).

​Kandungan protein nabati dari kacang hijau memberikan nilai tambah dibandingkan tepung pati lainnya yang cenderung rendah protein. Aspek keamanan es gabus sendiri sangat bergantung pada kebersihan proses produksi serta penggunaan bahan pelengkap seperti pewarna makanan yang harus sudah tersertifikasi BPOM.

​Selama es gabus diproduksi secara higienis dan menggunakan pewarna makanan yang aman, tepung hunkwe sama sekali tidak berbahaya bagi tubuh. Kekhawatiran publik yang muncul akibat video viral tersebut lebih disebabkan oleh kurangnya literasi mengenai proses alami pembuatan makanan tradisional.

​Dengan demikian, es gabus jadul bukan hanya aman untuk dinikmati, tetapi juga merupakan bagian dari identitas kuliner Indonesia yang patut dilestarikan. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah panik dan lebih teliti dalam memverifikasi informasi sebelum mempercayai isu-isu kesehatan yang beredar di media sosial.

Related posts