Sejumlah pemuda tengah sungkem dihadapan orang tua mereka disaksikan petugas kepolisian di mapolsek Waru, Sidoarjo. (Foto : Fariz)
Sidoarjo, HeadlineJatim.com– Vibes gagah-gagahan di jalanan seketika berubah jadi suasana “nangis bombay”. Itulah yang terjadi di Mapolsek Waru, Sidoarjo, Kamis (15/1/2026). Belasan pemuda yang sebelumnya terlihat “petantang-petenteng” ikut konvoi, mendadak kena mental dan lemas saat harus bersimpuh di kaki orang tua mereka.
Momen haru ini pecah saat polisi memfasilitasi proses penjemputan para pelaku konvoi motor beratribut perguruan silat. Niatnya pengen terlihat cool di jalanan, tapi ujung-ujungnya mereka justru tak kuasa menahan air mata sambil minta maaf ke orang tua masing-masing.
Drama ini bermula saat Polsek Waru dan Sat Samapta Polresta Sidoarjo melakukan patroli skala besar pada Rabu (14/1/2026) malam. Hasilnya, 19 pemuda (satu di antaranya cewek) berhasil diamankan. Uniknya, nggak ada satu pun dari mereka yang warga asli Sidoarjo.
Kapolsek Waru, Kompol Miftahul Amin, spill kalau mereka ini mayoritas dari luar kota. “Ada yang dari Surabaya, Gresik, Lamongan, sampai Bojonegoro dan Jombang. Modusnya janjian via chat buat meet up terus konvoi bareng-bareng di Sidoarjo,” jelasnya.
Selain mengamankan orangnya, polisi juga menyita belasan motor sebagai barang bukti. Nggak cuma itu, petugas juga nemuin potongan besi yang diduga dibawa buat jaga-jaga kalau ada keributan.
”Nggak ada sajam, tapi kami amankan potongan besi. Semuanya kami bawa ke kantor buat diproses lebih lanjut,” tambah Kompol Amin.
Salah satu orang tua, Nita asal Gresik, curhat kalau anaknya ini emang bandel dan sering fomo ikut konvoi meskipun udah dilarang berkali-kali.
“Semalam nggak ada kabar sama sekali, jujur saya khawatir banget. Semoga habis kejadian ini dia kapok dan nggak ikut-ikutan lagi,” katanya sambil nahan sedih.
Polisi sengaja manggil orang tua mereka biar ada efek jera. Para pemuda ini juga diwajibkan bikin surat pernyataan biar nggak mengulangi aksinya lagi. Polresta Sidoarjo sendiri emang lagi gencar-gencarnya bersihin jalanan dari aksi konvoi yang bikin warga resah dan ganggu ketertiban umum.






