Transaksi SPKLU di Jatim Melonjak 254 Persen Selama Libur Nataru, PLN Catat Rekor Baru

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN di Jawa Timur. (Humas PLN)

Surabaya, Headlinejatim.com – Tren penggunaan kendaraan listrik di Jawa Timur menunjukkan peningkatan signifikan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mencatat sebanyak 13.108 transaksi pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang periode tersebut.

Read More

Angka ini melonjak tajam sebesar 254,3% dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Bahkan, frekuensi pengisian daya ini tercatat dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan hari normal.

Peningkatan transaksi tersebut didukung oleh kesiapan infrastruktur PLN di lapangan. Tercatat 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 titik di wilayah Jawa Timur beroperasi penuh selama 24 jam untuk melayani para pengguna kendaraan listrik.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengungkapkan bahwa lonjakan transaksi ini berbanding lurus dengan konsumsi daya listrik yang mencapai 322.555 kWh.

“Momentum libur Nataru ini menjadi bukti nyata pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik yang sangat positif di Jawa Timur. PLN berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur guna mendukung tren ini,” ujar Ahmad dalam keterangan resminya, Senin (6/1/2026).

Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di titik-titik tertentu, PLN tahun ini telah mengoperasikan SPKLU Center di Surabaya. Layanan ini diperkuat dengan dua unit SPKLU Mobile dan tiga unit SPKLU Emergency yang siap bergerak ke lokasi yang membutuhkan.

Selain fisik, PLN juga mengandalkan fitur canggih pada aplikasi PLN Mobile, yakni AntreEV dan Trip Planner. Fitur AntreEV memungkinkan pengguna mendapatkan kepastian antrean secara digital sehingga tidak perlu menunggu lama di lokasi.

“Sementara melalui Trip Planner, pengguna dapat merencanakan rute perjalanan dari titik keberangkatan hingga tujuan. Sistem akan secara otomatis merekomendasikan titik SPKLU yang tersedia di sepanjang rute,” jelas Ahmad.

Lonjakan penggunaan SPKLU selama libur akhir tahun ini dinilai PLN sebagai sinyal kuat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik semakin tinggi. Ke depannya, PLN UID Jawa Timur berencana terus menambah titik pengisian daya di lokasi strategis untuk memastikan perjalanan pengguna kendaraan listrik semakin aman dan nyaman.

Related posts