Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI)
Surabaya, Headlinejatim.com– Tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun yang memanjakan para pecinta astronomi di seluruh dunia. Sejumlah peristiwa langit spektakuler, mulai dari gerhana matahari total hingga parade planet yang langka, dijadwalkan akan menghiasi kubah malam sepanjang tahun ini.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta lembaga antariksa internasional seperti NASA, berikut adalah 10 fenomena langit paling dinanti pada tahun 2026:
1. Hujan Meteor Quadrantid (3-4 Januari)
Awal tahun dibuka dengan hujan meteor Quadrantid yang mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026. Fenomena ini menawarkan pemandangan puluhan meteor per jam, meski pengamatannya mungkin sedikit terganggu oleh cahaya Supermoon yang muncul di saat hampir bersamaan.
2. Oposisi Jupiter (10 Januari)
Pada tanggal ini, planet Jupiter akan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi dan sepenuhnya diterangi oleh Matahari. Jupiter akan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya, bahkan dapat dilihat jelas dengan mata telanjang sepanjang malam.
3. Gerhana Matahari Cincin (17 Februari)
Fenomena “Cincin Api” ini akan terjadi pada pertengahan Februari. Sayangnya, jalur totalitasnya hanya melintasi wilayah Antartika dan sebagian kecil Afrika Selatan serta Amerika Selatan.
4. Gerhana Bulan Total / Blood Moon (3 Maret)
Bulan akan tampak berwarna kemerahan saat masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi. Fenomena ini dapat disaksikan di sebagian wilayah Asia, Amerika Utara, dan Oseania.
5. Parade Enam Planet (Akhir Februari)
Momen langka ini memperlihatkan enam planet—Merkurius, Venus, Saturnus, Jupiter, Uranus, dan Neptunus—yang tampak sejajar di langit barat sesaat setelah Matahari terbenam.
6. Hujan Meteor Lyrid (21-22 April)
Meskipun intensitasnya tidak sebesar Perseid, hujan meteor Lyrid dikenal karena sering menghasilkan bola api (fireballs) yang melintasi atmosfer dengan ekor yang panjang dan terang.
7. Konjungsi Venus-Jupiter (8-9 Juni)
Dua objek paling terang di langit malam, Venus dan Jupiter, akan terlihat sangat berdekatan. Fenomena ini menjadi objek foto yang sangat cantik bagi para fotografer lanskap astro.
8. Gerhana Matahari Total (12 Agustus)
Inilah peristiwa puncak astronomi tahun 2026. Gerhana Matahari Total akan melintasi Greenland, Islandia, dan Spanyol. Wilayah-wilayah tersebut akan mengalami kegelapan total di siang hari selama beberapa menit.
9. Puncak Hujan Meteor Perseid (12-13 Agustus)
Hanya berselang sehari dari gerhana matahari, hujan meteor terbaik tahunan, Perseid, akan mencapai puncaknya. Dengan kondisi fase Bulan baru, langit akan sangat gelap sehingga ideal untuk berburu bintang jatuh.
10. Supermoon Terdekat 2026 (23-24 Desember)
Tahun 2026 akan ditutup dengan megah oleh penampakan Bulan Purnama terbesar dan paling terang sejak 2019. Bulan akan berada pada titik perigee (jarak terdekat dengan Bumi), menjadikannya penutup tahun yang indah.
Sumber Referensi:
Time and Date: Solar and Lunar Eclipses Worldwide 2026, NASA Eclipse Web Site, Laporan Fenomena Astronomi BMKG 2026.






