GRESIK, headlinejatim.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik berhasil menuntaskan kasus penyelamatan anak yang menyayat hati. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun, sebut saja R, telah digadaikan oleh ayah kandungnya sebagai jaminan utang sebesar Rp 25 juta selama dua tahun. Dinsos Gresik akhirnya berhasil memulangkan dan mempertemukan kembali dengan ibu kandungnya.
Penyelamatan ini berawal dari penemuan dan proses asesmen terhadap anak terlantar oleh tim Dinsos di desa Kecamatan Cerme, Gresik.
Kepala Dinas Sosial Gresik, dr. Ummi Khoiroh, menjelaskan bahwa timnya mendatangi kediaman seorang warga di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme pada 17 November lalu.
“Kami melakukan assesment dan pengumpulan informasi. Ternyata R merupakan warga Tasikmalaya, Jawa Barat,” ujar dr. Ummi Khoiroh, Rabu (26/11)
Setelah diidentifikasi, R segera dibawa ke rumah aman Dinsos untuk mendapatkan pendampingan. Dinsos Gresik kemudian berkoordinasi dengan Dinsos Tasikmalaya untuk menelusuri keluarga anak tersebut.
“Alhamdulillah, setelah dibantu Dinsos Tasikmalaya, ibunya ketemu dan selama ini beliau juga sedang mencari buah hatinya,” imbuhnya dengan rasa syukur.
Kasi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Gresik, Alvi Ariyanto, menambahkan berdasarkan pendalaman informasi, R dibawa oleh ayahnya ke Gresik untuk dijadikan jaminan peminjaman uang dengan nominal Rp 25 juta. Meskipun dijadikan jaminan, keluarga yang mengasuh R di Gresik menunjukkan kebaikan luar biasa.
“Untungnya keluarga yang mengasuh di Gresik sangat baik. Bahkan mereka juga ingin mengangkat anak tersebut dan menyekolahkan,” ungkap Alvi Ariyanto.
R diketahui baru saja masuk di bangku kelas 1 SD. Ia disekolahkan oleh keluarga pengasuh di Kota Pudak (Gresik).
Sempat Ragu Kembali, Akhirnya Pulang ke Ibu Kandung. Saat proses pemulangan, R sempat menunjukkan keraguan untuk kembali ke Tasikmalaya.
“Awalnya tidak mau balik ke Tasikmalaya, tapi akhirnya mau,” jelas Alvi.
Pihak Dinsos Gresik telah berkoordinasi intensif dengan Dinsos Tasikmalaya untuk memastikan bahwa R akan kembali di bawah pengasuhan ibu kandungnya.
“Sudah kami konfirmasi bahwa ibunya akan mengasuh. Kami tidak mungkin mengembalikan ke Tasikmalaya jika di sana tidak ada yang mengasuh,” pungkasnya, memastikan bahwa nasib R akan berada di tangan yang tepat setelah melalui kisah perpisahan yang tragis.






