GRESIK, headlinejatim.com – Menjelang musim tanam, Petrokimia Gresik memastikan ketersediaan 299.369 ton pupuk bersubsidi di seluruh Indonesia. Stok tersebut terdiri dari Urea 26.519 ton, NPK Phonska 224.417 ton, pupuk organik 42.938 ton, dan ZA 5.496 ton.
Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Majus Luther Sirait, mengatakan bahwa stok tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan petani selama tiga pekan ke depan. Ia menegaskan bahwa pupuk sudah tersedia di gudang-gudang kabupaten/kota dan siap ditebus oleh petani terdaftar.
Menurut Luther, Petrokimia Gresik mendukung kebijakan pemerintah, termasuk penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi, serta memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.
Komisi VII DPR RI yang melakukan kunjungan kerja turut mengapresiasi kesiapan Petrokimia Gresik. Wakil Ketua Komisi VII, Evita Nursanty, menyampaikan bahwa kelangkaan pupuk mulai berkurang karena alokasi pupuk bersubsidi telah ditingkatkan menjadi 9,55 juta ton pada 2025. Ia menekankan pentingnya menjaga ketersediaan pupuk selama musim tanam agar produktivitas petani tidak terganggu.
Petrokimia Gresik berharap sinergi dengan pemerintah terus terjaga untuk mendukung ketahanan pangan dan swasembada nasional.






